Welcomw To Blogspot Riezal Cinta Damai

Rabu, 18 Januari 2012

Perilaku Pemimpin


Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Ohio dan Michigan sekitar pada tahun 40 dan 50-an, menyimpulkan dua kelompok perilaku kepemimpin yang disaring dari 1.800 tingkah laku kepemimpinan.
Pertama : Memberikan Perhatian kepada Manusia
Dalam kelompok perilaku ini, seorang pemimpin memfokuskan perhatiannya kepada hubungan-hubungan sosial yang terwujud dalam beberapa sifat yang mendasar.
1. Benar-benar memberikan perhatian kepada kebutuhan-kebutuhan bawahannya
2. Kemauan yang keras untuk memperbaiki keadaan bawahan
3. Mendengar usulan dan koreksi-koreksi bawahan
4. Memberikan bantuan pribadi kepada bawahan
5. Memberikan dukungan terhadap cita-cita dan ambisi bawahan
6. Menjadikan dirinya sebagai bagian dari bawahan
7. Berinteraksi dengan baik dan adil
8. Memperhatikan kondisi keluarga bawahan
9. Memberikan ketenangan dan menjelaskan ketika terjadi problem dan musibah
10. Mengikutsertakan bawahan dalam pengambilan keputusan
Kedua : Memeberikan perhatian kepada Pekerjaan
Pemimpin lebih memfokuskan kepada hasil dan pelaksanaan kerja dengan teliti dan sempurna dalam batas waktu yang telah ditentukan. Hal ini terwujud dalam beberapa sifat.
1. Menentukan tugas dengan cermat
2. Membagikan peran dengan orang yang melaksanakannya dengan jelas
3. Menentukan hal-hal yang wajib, dibolehkan dan dilarang (prosedur dan kebijakan-kebijakan)
4. Tegas dalam menerapkan perintah
5. Mengoptimalkan kerja pegawai.
Sebagian orang menggunakan perilaku ini secara terus-menerus, sementara sebagian lainnya menggunakannya pada waktu-waktu tertentu ketika terjadi krisis.
Beberapa penelitian pada tahun 70-an membuktikan adanya hubungan yang erat antara perilaku yang pertama, yaitu “memberikan perhatian kepda manusia”dengan naiknya tingkat kepuasan. Hal ini terwujud dengan sedikitnya jumlah ketidakhadiran, tidak adanya keluhan, serta meningkatnya loyalitas terhadap organisasi.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perilaku kedua, yaitu “memberikan perhatian kepada kerja”membawa hasil produksi yang lebih tinggi daripada perilaku pemimpin yang “memberikan perhatian kepada manusia”. Perilaku ini juga membawa kepada kekompakkan dan kesolodan dalam tim.
Pada awalnya, sebagian orang menyangkal bahwa pemimpin adakalanya hanya memberikan perhatian kepada manusia dan adakalanya hanya memberikan perhatian terhadap pekerjaan dan tidak bisa menggabungkan keduanya. Akan tetapi, penelitian-penelitian selanjutnya membuktikan kesalahan asumsi ini. Balack dan Adams memebrikan pendapat bahwa ada lima macam perilaku yang dijalankan oleh seorang pemimpin, yaitu :
1. Perhatian kepada manusia tinggi sedangkan perhatian terhadap kerja rendah
2. Perhatian kepada manusia rendah sedangkan perhatian terhadap kerja tinggi
3. Perhatian kepada manusia rendah sedangkan perhatian terhadap kerja rendah
4. Perhatian kepada manusia sedang sedangkan perhatian terhadap kerja sedang
5. Perhatian kepada manusia tinggi sedangkan perhatian terhadap kerja tinggi
Apabila seorang pemimpin mampu menjalankan dua hal ini secara bersamaan dengan efektivitas yang tinggi, maka hal itu akan membawa hasil yang istimewa. Pemimpin yang efektif menurut teori ini adalah pemimpin yang tahu bagaimna menjalankan dua model ini bersamaan dengan menjaga loyalitas, kesolidan tim, serta produktivitas yang tinggi secara kontinu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar