Welcomw To Blogspot Riezal Cinta Damai

Kamis, 29 September 2011

Perencanaan Keuangan



1.      Pengertian Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan adalah suatu perencanaan yang dilakukan oleh seseorang dan keluarga agar kebutuhan finansial dapat tercapai di kemudian hari. Misalnya keinginan untuk memiliki rumah atau apartemen yang layak, memiliki kendaraan, dana untuk pendidikan bagi anak yang tercinta dan lain sebagainya . Dengan lain kata bagaimana mengatur pendapatan agar dapat memenuhi semua kebutuhan kita/keluarga baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
2.      Tujuan Perencanan Keuangan
Tujuan Jangka Pendek
Kebutuhan menabung yang berhubungan dengan tujuan jangka pendek adalah dana darurat.Bila Anda belum memilikinya, sebaiknya alokasikan untuk kebutuhan darurat ini. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi satu menit atau bahkan satu detik yang akan datang. Menyisihkan dana darurat harus sebagai prioritas awal dalam hal perencanaan keuangan keluarga. Sebagai acuan, langkah pertama untuk menentukan besarnya dana darurat adalah antara 3-6 bulan biaya hidup bulanan. Sebagai contoh, bila pengeluaran regular perbulan Anda adalah sebesar Rp 5 juta, maka tempatkan dana sebesar antara Rp 15 juta sampai Rp 30 juta sebagai dana darurat.
Tujuan Jangka Menengah
Dalam hal ini banyak sekali kebutuhan yang mungkin menjadi tujuan keuangan, misalkan membeli rumah dengan kredit sehingga membutuhkan uang muka sebagai awal transaksi. Atau untuk membeli mobil sebagai alat transportasi keluarga. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Tujuan Jangka Panjang
Yang merupakan kebutuhan jangka panjang yaitu, biaya pendidikan anak dan dana pensiun. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya dapat memperoleh pendidikan yang terbaik. Karena pendidikan menjadi sangat penting dalam kehidupan di masa datang. Tabungan untuk hal ini biasanya menjadi alternative yang harus dipertimbangkan.Perhitungkan dengan benar kebutuhannya dan mulailah menabung untuk tujuan tersebut. Untuk kebutuhan jangka panjang, waktu adalah sahabat anda.   
3.      Langkah/Proses Perencanaan Keuangan yang Harus Anda Lalui
1) Menentukan tujuan keuangan Anda. (Apakah tujuannya untuk Pendidikan Anak, Dana Pensiun atau ibadah haji atau tujuan finansial yang lain).
2) Menghitung tujuan keuangan Anda dan srategi mencapainya. (Anda harus menentukan besar dana yang dibutuhkan pada saatnya nanti, misal saat kuliah di Kedokteran butuh biaya berapa  besarnya).
3) Implementasi sesuai dengan waktu yang tersedia dan resiko Anda.(Anda akan mencapai tujuan harus melihat kapan waktunya akan dicapai, semakin cepat Anda memulai hasilnya akan semakin bagus).
4) Monitor dan melakukan evaluasi secara periodik. (Setelah Anda sudah melakukan investasi, langkah berikutnya adalah memonitor agar sesuai dengan arah tujuannya).
5) Revisi strategi dan perencanaan. (Revisi ini dimaksudkan untuk menjaga agar tujuan finansial bisa tercapai sesuai dengan waktunya, atau bisa digunakan untuk mempercepat waktu pencapaiannya).
4.      Manfaat Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan memberikan arah dan arti atas keputusan keuangan Anda. Hal tersebut memberikan Anda pengertian atas bagaimana setiap keputusan keuangan yang Anda buat berpengaruh ke area lain dari keuangan Anda. Contohnya, membeli produk asuransi mungkin membantu Anda untuk mengamankan aset atau potensial income Anda, sehingga Anda dalam berkarya akan lebih tenang, dan keluarga yang Anda cintai akan terjamin finansialnya. Dengan melihat setiap keputusan keuangan sebagai bagian dari suatu keseluruhan, Anda dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan panjang atas tujuan-tujuan hidup Anda. Anda juga dapat lebih mudah menyesuaikan perubahan hidup yang terjadi dan merasa lebih aman bahwa tujuan-tujuan Anda masih dalam jalurnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar